Home Berita Karantina Triwulan Satu Nilai Ekspor Sulut Sentuh 1,3 Triliun

Triwulan Satu Nilai Ekspor Sulut Sentuh 1,3 Triliun

by Wj
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin, didampingi Kepala Balai Karantina Pertanian Ali Jamil dan Kepala Karantina Pertanian Manado Donni Muksydayan, saat melihat langsung proses layanan Kerja Pelabuhan Laut Bitung pada Sabtu (10/04). (Karantina Pertanian for MP)

MANADO—Triwulan satu 2021, total nilai ekonomi komoditas Pertanian Sulut yang berhasil diekspor berhasil menyumbang devisa sebesar Rp 1,3 trilyun.

Angka tersebut naik 170 persen dibanding periode sama tahun lalu, yang hanya di angka Rp500 Milyar. Kepala Balai Karantina Pertanian Ali Jamil mengapresiasi kinerja layanan Karantina Pertanian Manado yang dari waktu ke waktu mengalami peningkatan.

Hal itu, lanjutnya, dapat dilihat dari jumlah Sertifikat Karantina yang terbit sepanjang triwulan pertama 2021 yang mencapai 12.855. Naik 79 persen dibanding periode yang sama pada tahun ssbelumnya hanya 7163 sertifikat.

“Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan perdagangan produk pertanian di Sulut baik domestik maupun ekspor. “ujar Jamil saat mendampingi  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin beserta rombongan yang melihat langsung proses layanan di Karantina Pertanian Manado Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Bitung pada Sabtu (10/04).

Dia pun memastikan layanan terhadap Komoditas ekspor pertanian tetap prima, Senada, Kepala Karantina Pertanian Manado Donni Muksydayan, menjelaskan, pelabuhan Laut Bitung merupakan pelabuhan Internasional yang menjadi pusat pintu perdagangan di beberapa Wilayah Indonesia Timur dan sebagian besar Komoditas Ekspor diberangkatkan langsung  melalui pelabuhan tersebut.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Karantina Pertanian Manado dalam upaya peningkatan layanan operasional termasuk dalam mendukung ekspor.“Yang terbukti tumbuh sangat pesat melalui program Gratieks (gerakan tiga kali lipat ekspor) tentu membawa dampak baik terhadap perekonomian daerah,” kuncinya.

Artikel ini telah diterbitkan di manadopost.com pada tanggal 12 April 2021

related posts

Leave a Comment